Selamat datang di blog yang sangat sederhana ini

Senin, 05 Desember 2011

BUDIDAYA TANAMAN PISANG

Tanaman pisang ini sdh tdk asing lagi bagi kita, karena keberadaannya hampir menyeluruh di Negeri kita, baik di daerah perkotaan maupun sampai di daerah pelosok Tanah Air. Tumbuhan tanaman pisang boleh dikatakan telah menjadi bagian yg tak terpisahkan dgn kehidupan kita sehari2, sering memanfaatkan tumbuhan tanaman pisang. Pisang merupakan tanaman asli di Negeri kita, dan bisa tumbuh dgn subur utk daerah tropika seperti di Negeri kita ini. Tumbuhan tanaman pisang tdk mengenal musim, artinya tanaman ini selalu dpt berbuah. Hampir pada setiap saat buah pisang dpt kita jumpai dan bisa membeli di pasar2. Pisang nama dlm bahasa Indonesia, nama latinnya yaitu Musa Paradisiaca. Daerah Jawa dan Madura menyebutnya ghedang, di daerah Ambon dan daerah Bima menamakannya kalo, sdg utk daerah Sunda menyebutnya cau. Semuanya termasuk suku pisang2an atau suku Mucaceae. Utk memahami tumbuhan pisang lebih rinci lagi, kita harus mengetahui cara penanaman, pembibitan, pemeliharaan, dan cara/teknik memanen serta pengolahan hasil dari buah pisang, juga termasuk manfaat selain buahnya. PENANAMAN PISANG 1. Menentukan lokasi tempat penanaman pisang. Pilihlah tempat2 yg tak mudah tergenang air, karena tanaman pisang tdk banyak memerlukan air, sebab pada batang semu pisang sdh terdapat lubang2 kecil yg berisi air. Bila di daerah persawahan, tempatkan pada pematang2 atau pada tanggul2 yg agak tinggi. Tempat yg paling baik utk penanaman tanaman pisang adalah dipilih tanah yg banyak mengandung humus, dan mendapat sinar matahari disepanjang hari. 2. Hal2 yg perlu diperhatikan dlm pembuatan lubang tanam, antara lain: a. Pengaturan jarak pembuatan lubang tanam satu dgn yg lain antara 4 m sampai 6 meter. b. Membuat lubang2, yg setiap lubang berukuran panjang 60 cm, lebar 60 cm dan dlmnya 50 cm. c. Apabila di dlm lubang terdapat beberapa akar dari pohon lain, supaya diputus, agar nantinya tdk mengganggu pertumbuhan pisang. d. Tanah penggalian tadi supaya diangkat ke bibir lubang. Bila bibit pisang sdh akan ditanam, sebaiknya tanah tersebut dicampur dgn pupuk kandang. e. Bila lubang2 sdh dibuat, masukan sampah2 di sekitarnya ke dlm lubang, lalu ditimbun dgn tanah secukupnya dan dibiarkan beberapa saat. Akhirnya akan menjadi pupuk kompos yg berguna bagi kesuburan tanaman pisang. 3. Jenis2 pisang Jenis pisang ada 3 macam yaitu: a. Pisang yg buahnya sudah matang dpt kita makan begitu saja, jumlahnya agak banyak. Contoh: pisang raja, pisang ambon, pisang susu, pisang barangan dsb. b. Jenis pisang yg buahnya sudah matang, tetapi masih harus dimasak dulu, juga jumlahnya agak banyak. Contoh: pisang tanduk, pisang kepok, pisang gambleng (pisang rojo lendang) c. Jenis pisang yg buahnya dpt digunakan sbg obat tradisional secara sederhana, yaitu pisang biji atau pisang kluthuk. 4. Pembibitan Ada 2 cara pembibitan yaitu: a. Bibit yg diambil dari batang induknya 1. Dipilih batang pisang yg jenisnya baik, sehat, subur dan yg sudah bertunas. 2. Tanah di sekitar tunas digali hingga batang tunas kelihatan betul. 3. Potonglah tunas tersebut supaya terlepas dari batang induknya, tunas tersebut harus keadaan utuh. 4. Bila tunas siap ditanam, kurangi daunnya kurang lebih dua pertiganya agar mengurangi penguapan. 5. Kurangi akar2 pada tunas sehingga tinggal kurang lebih 1 cm. b. Bibit dari hasil persemian batang pisang (bonggol) 1. Dicari batang pisang yg sdh diambil buahnya dan jenisnya baik. 2. Batang pisang (bonggol) tersebut diangkat dari tempatnya dan dipotong2 menjadi beberapa bagian belahan yg tdk terlalu kecil. 3. Setiap potongan/belahan harus ada kulit batang/bonggol dan yg ada bakal tunasnya. 4. Semaikan potongan/belahan bonggol pisang tersebut diatas tanah yg sdh dipersiapkan. 5. Timbunlah potongan bonggol pisang tadi dgn tanah secukupnya dan tdk terlalu tebal kira2 5 cm. 6. Bila tak hujan siramlah pagi dan sore secara teratur, alam beberapa saat kemudian dari potongan bonggol pisang tersebut akan tumbuh tunas2 pisang kecil. Biasanya dlm jangka waktu 2 sampai 3 bulan, tunas pisang tersebut telah tumbuh daunnya sejumlah 4 sampai 5 helai, yg sdh siap untuk dipindahkan/ditanam. Pembibitan dgn cara penyemaian seperti ini, batang pisang dpt diperoleh bibit sekakigus banyak dan cepat berbuah. 5. Bagian2 tanaman pisang a. Akar b. Batang asli (bonggol) c. Batang semu (kelopak daun) d. Tangkai daun e. Daun f. Buah g. Bunga h. Tunas 6. Cara/teknik penanaman Hal2 yg perlu diperhatikan dlm penanaman bibit batang pisang antara lain: a. Penanaman tanaman bibit batang pisang, sebaiknya dilaksanakan pada awal musim penghujan. b. Masukan bibit pisang ke dlm lubang yg sdh dipersiapkan sebelumnya. c. Timbunlah lubang tersebut dgn tanah galian yg sdh dicampur dgn pupuk kandang, lalu padatkan tanah timbunan tersebut, supaya bibit batang pisang tadi tdk mudah rebah. d. Bila tak ada hujan maupun pengairan, siramlah timbunan tadi dgn air secukupnya pagi dan sore sampai tanaman pisang sudah tumbuh dgn baik.

1 komentar: